Bulan Purnama: Hidayah Datang dari Mimpi

Nama lengkapnya Bulan Purnama, panggilannya Bulan. Perempuan keturunan Sumatera Utara ini lahir di Jakarta, 26 Juni 1984. Lulusan SMA Nusantara, Koja, Jakarta Utara ini memang tipe perempuan yang gigih dan tangguh dalam menghadapi cobaan hidup.

Agama asalnya adalah Kristen Protestan. Dia pernah menikah dengan seorang pria Kristen Protestan dan dikarunia seorang anak lalu kemudian bercerai. Dari perceraiannya ini, dia menginginkan sosok pria yang lebih baik dan dapat memimpin rumah tangga dan menghargai dia sebagai seorang istri.

Pada suatu malam,  Bulan bermimpi didatangi oleh seorang pria yang tidak jelas wajahnya. Pria di mimpinya ini mengajaknya untuk masuk Islam. Mimpi ini terus membayanginya. Ada pergulatan batin antara tetap memegang agama yang lama atau pindah ke agama Islam. Namun, mimpi itu terlalu kuat untuk mendorongnya tertarik masuk ke agama Islam. Tepat pada Kamis, 9 November 2018, Bulan bersyahadat dan memeluk agama Islam.

Namun, pilihannya memeluk agama Islam mendapat penolakan yang hebat dari keluarganya. Bahkan anak semata wayangnya harus dia relakan untuk diambil keluarganya dan dirawat oleh opungnya. Penderitaannya makin bertambah karena dia benar-benar dicampakan dari keluarganya. Namun, itu tidak menggoyahkannya untuk tetap memegang teguh Islam sebagai agama terakhir yang akan dipeluk dan dibawanya sampai mati.

Sebagai seorang muallaf, Bulan terus belajar untuk dapat mengamalkan ajaran Islam seutuhnya. Dia dibina oleh salah seorang pengurus Lembaga Bina Muallaf (LBM), Junita Rini, terutama untuk ibadah shalatnya. Pada hari Ahad, 21 Oktober 2018, dia menikah dengan seorang pria Muslim yang dia idam-idamkan, yang dapat menjadi imam baginya. (Admin)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *